Nyanyia Kera Pertanda Tsunami, Hebat!

Suara “nyanyian” Bilou (Hylobates klossii), sejenis kera endemik di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat secara turun temurun dipercayai warga lokal sebagai tanda akan datangnya bencana termasuk gelombang tsunami.

Manajer Program Penanggulangan Bencana LSM Internasional Surfaid Australia di kepulauan Mentawai Wawan Budianto kepada ANTARA di Padang, Jumat, menyebutkan dari pantauan Surfaid di sejumlah daerah di Kepulauan Mentawai diketahui masyarakat lokal telah memiliki kearifan lokal sistem deteksi dini bencana, yang dilihat dari gejala alam sekitar yang didominasi hutan tropis.

Menurut dia, suara “nyanyian” bilou diketahui secara turun temurun telah menjadi bagian dari deteksi dini bencana, di mana masyarakat mempercayai jika mendengar suara binatang itu dengan alunan bunyi tertentu maka bahaya akan muncul.

Bilou adalah jenis kera unik menyerupai siamang endemik yang hanya dijumpai di Kepulauan Mentawai. Sekujur tubuh bilou dipenuhi rambut hitam dan pada bagian mata berbulu putih.

Sebagai primata endemik, bilou kemudian ditetapkan sebagai bintang dilindungi oleh pemerintah Indonesia maupun dunia termasuk oleh masyarakat lokal Mentawai. “Sejak turun temurun, masyarakat lokal Mentawai dilarang berburu bilou,” kata Wawan.

Ia menyebutkan, selain untuk deteksi bencana, suara bilou juga menjadi tanda dihentikannya kegiatan perburuan binatang di hutan Mentawai.

“Jika ada warga berburu lalu mendengar suara bilou, mereka harus menghentikan perburuan karena jika dilanjutkan akan ada bahaya,” katanya.

Surfaid melaksanakan program penanggulangan bencana di Mentawai 2007 menyusul bencana tsunami Aceh, 26 Desember 2004 dan Mentawai kemudian termasuk daerah rawan bencana tersebut.

Data Surfaid menunjukkan sekitar 16.000 warga Kepulauan Mentawai bermukim di kawasan pesisir yang rawan bencana tsunami.

Ditulis dalam Ilmiah. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: